Panduan

Soal Pilihan, Memilih, dan Dipilih

Bacaan Sebelumnya: Mari Tingkatkan Budaya Membaca

Tiga Puluh Hari Mencari Cinta: Hari #14

Misi 1: Tunjukkan Nilai Kita

Sewaktu kita belajar soal kalimat-kalimat pembuka, ada satu kunci pokok yang dibutuhkan. Apakah kuncinya? Kuncinya adalah berikan batas waktu ke target kita dengan menyampaikan, seolah-olah kita akan segera pergi.

Jadi sasaran kita hari ini adalah tampil keren bin menarik, sampai-sampai si perempuan nggak kepengen kita pergi. Metode paling cepat untuk mencapai tujuan ini — titik pengait (hook point), kalau dalam istilah periklanan — adalah dengan menunjukkan nilai kita. Ingat, perempuan sasaran kita pastilah sudah banyak pula bertemu dengan cowok-cowok lainnya di hari itu, jadi — logikanya — kenapa juga beliaunya harus ngasih perhatian ke kita?

Bagi sebagian wanita, cukup dengan modal kepercayaan diri kita saja mungkin sudah membuat kita tampil beda ketimbang pria lain di matanya. Untuk sebagian yang lain, mungkin selera humor atau penampilan kitalah yang membuat kita berbeda. Boleh jadi kita ini mirip mantan pacarnya, cuek, atau mempunyai kepribadian lainnya yang menarik. Masalahnya, kadang-kadang, wa bil khusus dengan perempuan yang sebenarnya sudah punya banyak pilihan, kita perlu melakukan sesuatu yang lebih.

Cewek, tapi tidak punya cowok pilihan? Maka selera kita patut dipertanyakan 😛

Perempuan cantik, tidak punya laki-laki pilihan juga, cuma ada dua kemungkinan: Kalau bukan psikopat, biasanya lesbian 😈

Maka tugas kita adalah membaca artikel setelah ini, sebagai petunjuk untuk misi kita hari ini. Baca catatan tentang cara menyusun bahan-bahan yang akan kita gunakan, setelah itu pelajari kalimat-kalimat pembuka yang ada, lalu belajarlah untuk memberi nilai pada semua yang kita temui; dan bukan menerima atau meminta nilai. Ingat juga, sebagaimana pembelajaran kita sejauh ini, sebenarnya tidak ada yang istimewa dari segala pembukaan tersebut. Yang lebih penting, tujuan kita adalah untuk membuat hari-hari si wanita menjadi lebih baik dan lebih menarik ketimbang sebelum bertemu dengan kita.

Setelah membaca artikel, dan mengingat pembukaannya, lanjutkan ke praktik kerja lapangan, alias PKL, untuk hari ini.

Misi 2: Pegang Tangannya

Hari ini kita akan menambahkan pembukaan cap cincin pada daftar kata-kata pembukaan kita.

Mari kita jalan-jalan ke tempat di mana banyak anak muda macam kita ini nongkrong — kafe, bar, pusat pertokoan, atau bahkan perpustakaan — dan mulailah percakapan dengan kalimat pembuka yang baru saja kita pelajari.

Habis itu, seperti yang sudah kita pelajari di hari kesebelas, pura-pura, dong, kita bakal ninggalin dia. Kemudian, secara tiba-tiba, lihatlah cincin di jari si mbak (atau justru karena tidak ada cincinnya) dan mulailah pembukaan cap cincin. Begitu kita sampai di hook point, sewaktu kita sudah yakin kalau si perempuan mulai penasaran, lanjutkan dengan tetap pura-pura akan minggat.

1 2

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

0 0 votes
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x