Pembukaan
Bacaan Sebelumnya: Kalimat Pembuka
“Namamu siapa?”
“Kerjaanmu apa?”
“Tinggal di mana?”
Mem~bo~san~kan!
Coba perhatikan rata-rata cowok yang lagi PDKT ke seorang cewek yang baru ditemuinya, sangat bisa jadi beliau yang cupu itu akan menanyakan salah satu atau malah semua pertanyaan di atas itu. Setelahnya, karena si wanita ternyata menjawabnya, lelaki malang tersebut bakal berpikir kalau dia bisa melanjutkan interaksinya ke arah yang lebih jauh.
Maka ini pertanyaan untuk kita semua: Berapa kali, sih, seorang gadis manis menjawab pertanyaan yang sama seumur hidupnya?
Jawabannya: Nggak terhitung.
Dan biasanya skenario di atas akan berakhir seperti ini: Perlahan-lahan sang wanita melihat ke sekelilingnya, kehilangan fokus. Si pria na’as kemudian melakukan tindakan putus asa, meminta nomor HP si wanita. Si mbak kemudian menjawab kalau dia sudah punya pacar (meskipun kenyataannya tidak). Tamat.
Jadi, kenapa hal ini bisa terjadi?
Marsono, seorang playboy cap Playen, teman saya di udik punya jawabannya. Menurut dia, kalimat apapun, yang dikatakan oleh seorang laki-laki ke seorang perempuan yang didekatinya, dapat diterjemahkan sebagai, “Gelem ta’kenthu?” alias, “Mau ngeseks?”
Maka jika kita memberondong seorang perempuan dengan pertanyaan umum nan basi, yang didengarnya adalah: “Mau ngeseks?”
Ketika kita menawarinya minum, yang didengarnya: “Mau ngeseks?”
Perkenalkan diri kita, komentari kalung yang dipakainya, tanya sekarang jam berapa, punya kunci inggris atau nggak, yang didengarnya adalah: “Mau ngeseks?”
Karena itulah tujuan kita di sini, di dalam serangkaian panduan ini, adalah untuk memulai percakapan dengan seorang wanita tanpa mengatakan, “Mau ngeseks?”
Hal ini bisa kita capai dengan apa yang disebut pembukaan tak langsung (indirect opener). Pembukaan tak langsung adalah jalan untuk memulai percakapan dengan orang asing atau sekelompok orang asing tanpa rayuan ataupun menunjukkan ketertarikan romansa. Jika kita lakukan dengan baik, maka si wanita akan mulai menanyakan kita pertanyaan-pertanyaan umum seperti yang disebutkan di awal tadi.

