KomunikasiPanduan

Pembukaan

Setelah Pembukaan

Pembukaan yang baik akan menimbulkan pertanyaan ataupun topik-topik lain dalam obrolan.

Seringkali kita akan ditanyai tentang pendapat kita sendiri tentang dilema yang kita tanyakan. Jadi pastikan kalau kita punya jawabannya. Jika selama ini kita adalah seorang yang negatif dan suka berbicara dengan sarkastik, pola yang seperti ini mungkin bisa menimbulkan ikatan dengan seorang wanita, tetapi jarang sekali bisa sampai tahap menimbulkan ketertarikan. Saya paham betul karena saya juga pernah mengalaminya, sampai akhirnya saya menemukan salah satu kunci untuk membuat orang tertarik pada kita — dan membuat mereka ingin berlama-lama bersama kita — adalah dengan memancarkan aura yang positif.

Inilah makanya kenapa sangat disarankan untuk menyusun kata-kata pembuka berdasarkan pengalaman kita sendiri. Kalau pembukaannya bercerita tentang teman kuliah, kita harus paham yang namanya kampus itu seperti apa, sih. Atau kalau kita merancang kata-kata pembuka tentang orang asing dari luar negeri, kita harus paham juga negeri manakah itu. Maka jangan lupa untuk menentukan umur, profesi, status hubungan, dan detail lainnya dari orang yang kita gunakan dalam pembukaan. Kalau kita bisa menjelaskan sebuah pembukaan dengan tepat, seringnya cewek-cewek akan tertarik dan bakal mengajukan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Jadi, siap-siap saja 😀

Tapi jangan juga terlalu berlebihan. Jangan berlebihan dalam menyusun sebuah skenario pembukaan. Kita bakal mendapatkan banyak respon yang cerdas, kok, untuk pertanyaan-pertanyaan yang sifatnya umum, topik-topik yang terkait yang bisa dibahas, dan detail yang menarik pada suatu momen. Misalnya, waktu kita menggunakan pembukaan “Temanku nan Kampret”, dan pembukaan ini akhirnya menimbulkan pendapat yang saling berlawanan, kita cukup menanggapinya dengan tersenyum dan bilang, “Kalian memang hebat, kalian kayak The Avengers”.

Dan waspadalah juga terhadap kesalahan pemula berikut ini: Terlalu banyak dan terlalu lama menggunakan pembukaan. Jangan terlalu lama berkutat di cerita pembuka kita. Segera setelah energi kita kayaknya mulai menurun, atau kita mulai berpikir terlalu lama untuk melanjutkan percakapan, maka itu artinya waktu pembukaan sudah habis. Segera ganti topiknya dan lanjutkan percakapan.

Kita bakal mempelajari apa yang akan kita katakan selanjutnya pada misi-misi mendatang. Untuk saat ini, ingatlah: Ketika kita mulai sulit menemukan topik pembicaraan, saat itu kita boleh jadi akhirnya mengatakan, “Mau ngeseks?” Waspadalah, John :mrgreen:

Aturan Percobaan

Sekarang, setelah kita mempelajari skenario yang sudah tertulis dan direncanakan sebelumnya, sangatlah perlu untuk mengingat aturan percobaan: JANGAN MENCOBA. Kita mencoba, kita gagal.

Segera setelah kita ketahuan sedang mencoba membuat seorang perempuan supaya kagum, mencoba memperoleh persetujuan, mencoba menarik perhatiannya, atau mencoba terlalu keras dalam hal apapun, the game is over, permainan selesai!

Memang aneh dan paradoks. Tapi salah satu pendekatan dalam permainan seperti ini adalah kita perlu berusaha keras untuk kelihatan tidak berusaha.

Mungkin saja suatu saat nanti skenario dan kalimat yang ada di panduan ini jadi ngetop, tapi jangan khawatir, prinsip dasar dan cara kerjanya tetap akan berlaku sampai kapan pun. Maka silakan baca artikel-artikel lainnya di Lelananging Jagad untuk menjajal kalimat-kalimat pembukaan lainnya 🙂

1 ... 5 6 7

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

5 1 vote
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x