KomunikasiPanduan

Pembukaan

Perbaikan

Besok kita akan belajar dua kunci untuk meminimalisir hal-hal yang dapat menggagalkan sebuah pembukaan. Untuk saat ini cukup diingat bahwa apa pun respon yang kita dapatkan setelah pembukaan adalah sekadar respon. Sebuah penolakan bukanlah akibat kesalahan kita, tetapi akibat kesalahan cara penyampaian kita.

Kalau seorang wanita sampai berkata bahwa dia sudah punya pacar (padahal kita sama sekali belum menanyakan hal itu), berarti dia berpikir kalau kita sedang berusaha merayunya. Jika dia pamit ke toilet, berarti kita membuatnya nggak nyaman. Maka atur PDKT kita yang berikutnya berdasarkan respon-respon ini, dan kembangkan jawaban yang akan mengubah penolakan yang umum menjadi bahan obrolan yang menarik. Misalnya, jika si wanita menuduh kita menggunakan skenario gombalan, kita bisa merespon, “Lho kamu pikir saya ngerayu kamu? Wah, kalau iya, saya nggak yakin kamu bisa tahan sama saya.”

Jadi, apapun yang kita lakukan, ingatlah aturan emas berikut ini: Kita harus terbuka.

Kalau kita tidak melakukan pendekatan, kita tidak akan pernah tahu apakah mbak-mbak yang kita suka bisa menjadi pacar kita, jadi teman ngobrol, teman dekat, atau malah kemungkinan kita bisa dapat proyek. Hampir setiap kita pernah merasakan kekecewaan karena melakukan PDKT dengan seorang gadis dan berakhir tidak sesuai harapan. Tetapi — yang pasti — kita akan lebih menyesal lagi kalau kita tidak beraksi sama sekali.

Rasa sakit yang diakibatkan karena kita membiarkan diri kita terpuruk itu rasanya jauh lebih buruk daripada rasa sakit karena pendapat orang lain. Percayalah.

Bacaan Selanjutnya: Masih Soal Kalimat Pembuka

1 ... 6 7

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

5 1 vote
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x