KomunikasiTips dan Trik

Fraksinasi

Adapun untuk skrip-skrip alias skenario-skenario lainnya, jangan khawatir, stoknya masih banyak. Kita akan pelajari lagi nanti sembari kita menginjak pada bab-bab yang selanjutnya. Tenang…kalem…jangan grasa-grusu, Boy! Belanda masih jauh…

Fraksinasi Lewat Obrolan

Menjadi seorang pendongeng yang fasih kayak Raden Mas Singomenggolo Jalmowono bisa jadi sangatlah susah bagi kebanyakan orang, apalagi untuk mendongeng dengan lancar di hadapan wanita yang jadi sasaran tembak kita. Maka oleh sebab itu, alih-alih mencoba mengisahkan sebuah cerita, bagi kita yang masih pemula, ada baiknya kalau kita sisipkan saja fraksinasi di dalam obrolan kita. Kita bisa mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang melibatkan masa lalu, sekarang, dan masa depan, macam contoh berikut ini:

  • “Profesimu yang sekarang apa, sih?” (Lalu tanyakan ke si mbak, minta dia mendeskripsikan pekerjaannya. Tapi tetap tenang, santai saja, jangan malah kayak menginterogasi maling jemuran)
  • “Pekerjaanmu yang sekarang ini apa memang benar-benar profesi yang kamu pengenin?” (Minta si mbak memproyeksikan masa depannya, misalnya pekerjaan ideal yang pengen dia lakukan)
  • “Apa, sih, yang kamu sukai dari profesimu yang sekarang ini? Terus, apa yang nggak kamu sukai dari kerjaanmu sekarang?” (Perhatikan! Kita sedang menariknya kembali dari masa depan ke masa sekarang)
  • “Coba bayangin, seandainya kamu bisa melakukan pekerjaan yang selalu kamu pengenin, kira-kira kamu bakal bagaimana dan seperti apa rasanya?” (Bang! Boom! Clap! The sound of my heart, tempik gosong neng nong neng nong neng nong neng! :mrgreen: Kita berhasil membawanya terhanyut dalam obrolan dengan kita. Hore!)

Trik tambahannya: Setiap kali lawan bicara kita bercerita dalam nada yang positif, ceritakan ulang kisahnya dalam bahasa versi kita, seperti kita ingin mengonfirmasi pemahaman kita terhadap ceritanya, dan lakukan gestur seolah-olah kita memasukkan cerita positif itu ke dalam diri kita, misalnya menarik tangan kita dari arah depan ke dada kita. Begitu juga sebaliknya, tiap kali ceritanya penuh dengan nuansa negatif, buat gestur seakan-akan kita membuang cerita itu dari diri kita, misalnya mengibaskan tangan kita ke arah luar diri kita. Dengan begini, dalam pandangan sang wanita, hal-hal positif akan identik dengan diri kita, sementara semua yang negatif tidak ada pada kita.

Fraksinasi Lokasi

Adapun dalam rangka menambah khazanah pengetahuan bagi kita semua, berikut saya sampaikan pula bahwa, fraksinasi tidaklah harus melulu diungkapkan melalui bahasa verbal, tetapi juga bisa kita lakukan dalam konteks lokasi. Contoh berikut ini akan menunjukkan bagaimana kita bisa membuat mbak target mengikuti kita secara sukarela.

Semisal kita janjian ketemuan dengan seorang perempuan di Gramedia Matraman, cobalah — saat sedang ngobrol dengannya di antara rak-rak buku — untuk mundur beberapa langkah, lalu minta dia untuk mendekat mengikuti kita.

Kemudian kita pindah ke sisi ruangan yang berlawanan.

1 ... 6 7 8

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

0 0 votes
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x