Dunia Maya

Menambang Nomor Telepon

Bacaan Sebelumnya: Dari Chatting-an ke Kencan

Kayak yang sudah dibilang di tulisan saya sebelumnya, tingkat keberhasilan kita dalam berinteraksi via aplikasi pesan instan sudah ditentukan sejak sebelum kita menekan tombol kirim pada pesan pertama kita kepada sang wanita. Sebelum kita mengirimkan teks perdana kita, kita harus bisa memastikan kalau cara kita menampilkan diri kita ke wanita yang kita temui sudah benar-benar optimal, dan kita pun sudah melihat beliaunya sebagai calon pasangan yang potensial.

Tulisan kali ini bukanlah soal seni mendekati dan berkenalan dengan perempuan, ngobrol dengannya, atau bahkan mengajaknya bobok-bobok siang. Lebih jauh lagi, tulisan ini sama sekali bukan tulisan tentang persiapan fisik dan mental (kalau kepengen bahasan yang itu, silakan baca tulisan-tulisan saya yang lain. Ada banyak artikel seputar hal tersebut yang sudah saya tulis juga). Saya juga nggak akan membahas perihal yang bersifat terlalu konseptual di tulisan kali ini, semisal semakin banyak nomor HP perempuan yang kita kumpulkan, yang mereka berikan kepada kita secara sukarela — tanpa menunjukkan tanda-tanda keterpaksaan lewat bahasa tubuhnya — maka akan semakin banyak pula obrolan via teks yang kita lakukan, dan — yang kalau saja kita ini memang laki-laki bejat — itu berarti semakin besar pula kemungkinan keberhasilan kita untuk mencabuli mereka 😈

Saya juga tidak kepengen memberi kesan kepada kita semua bahwasanya kirim-kiriman pesan instan adalah permainan angka dan persentase belaka. Dan begitu pula sebaliknya! Saya tidak ingin juga ada anggapan kalau PDKT via teks sifatnya hanyalah untung-untungan saja. Yang ingin saya tekankan adalah meskipun tidak ada rumusan jitu yang mampu menjamin keberhasilan kita, tetap saja terdapat beberapa faktor yang — jika diterapkan dengan tepat — seharusnya bisa memperbesar kemungkinan kita untuk berhasil. Maka balik lagi ke pernyataan sebelumnya, semakin banyak nomor telepon yang kita prospek maka — normalnya — akan semakin besar peluang salah satu dari atau salah dua mereka menjadi benar-benar tertarik pada kita.

Satu hal pokok yang perlu diperhatikan, sebelum kita membahas lebih jauh lagi, penting bagi kita untuk bersikap peduli setan binti bodo amat kepada wanita yang kelihatannya cantik, seksi, dan menggairahkan tapi bersikap jutek dan kasar ke kita. Kita harus sadar bahwa kita memiliki banyak pilihan. Kita harus paham kalau di luar sana ada banyak wanita mempesona yang jauh lebih pantas bagi kita. Jangan sampai kita berpikir kalau kita nggak punya pilihan lain, cuma inilah satu-satunya wanita harapan bangsa kita. Jangan sampai! Soalnya kalau kita sampai terjebak dalam pola pikir seperti itu, secara bawah sadar kita akan bertindak terlalu hati-hati alias takut mengambil resiko mengetikkan kata-kata yang mungkin akan menyinggung perasaannya. Ketakutan inilah yang justru akan menghambat kita, membuat kita mengirimkan pesan yang cenderung membosankan karena tuntutan untuk bermain aman. Akibatnya kita malah jadi kelihatan cupu!

Jadi, ada satu hal yang harus selalu kita lakukan:

Dekati Setiap Gadis Manis yang Kita Jumpai dan Cobalah Mendapatkan Nomor HP-nya

Tentu saja, kalau kita adalah tipikal manusia yang gampang horny, yang setiap cewek cantik yang kita lihat, kita selalu kepengen buru-buru menggiringnya ke semak-semak terdekat buat kita ohok-ohok, hal ini dalam prakteknya sangatlah tidak mungkin. Tentu saja juga, akan selalu ada situasi di mana kita tidak pantas untuk mendekati seorang gadis, misalnya waktu kita sedang jadi ajudannya bos kita dan harus senantiasa siap siaga mengawal bos kita, atau waktu wanita incaran kita sedang tergopoh-gopoh naik KRL, atau beliaunya sedang kebelet pipis dan berjalan cepat-cepat mencari WC umum terdekat, atau apa pun lainnyalah itu. Kalau kejadiannya memang seperti itu, sebaiknya si mbak jangan diganggu. Tapi begitu ada kondisi lainnya yang memungkinkan, kita harus memulai percakapan dengan wanita-wanita yang menarik hati kita lalu akhiri dengan meminta nomor teleponnya.

1 2

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

0 0 votes
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x