Menambang Nomor Telepon
Beberapa cewek lainnya mungkin akan diperkenalkan oleh kenalan kita di dalam lingkaran sosial kita. Nah, kalau sudah begini selanjutnya semuanya terserah kita. Bagaimana cara kita mengobrol dengan mereka, lakukan saja sesuka kita. Dan mohon diingat, ada satu nasihat untuk kita semua:
Jangan sembunyikan minat seksual kita kepadanya.
Maksudnya bagaimana?
Maksudnya begini… Tentu saja hal ini bukan berarti bahwa kita harus mendekati gadis-gadis ini secara langsung dan mengatakan kepadanya kalau dia itu hot, seksi, menggairahkan (walaupun tidak masalah juga kalau kita memang kepengen berlaku sefrontal itu. Hanya saja, resikonya mohon ditanggung sendiri ya
). Yang saya maksudkan adalah bahwa kita tidak perlu mati-matian menyembunyikan keinginan mendasar kita terhadapnya. Kombinasi kontak mata, obrolan yang bersifat sugestif, atau kontak fisik ringan sudah cukup untuk membuatnya tahu bahwa kita menyukainya tanpa kita harus menyatakannya terang-terangan.
Mendapatkan Nomor Teleponnya
Sebenarnya, kalau hanya sekadar mendapatkan nomor HP seorang gadis manis, hal itu sangatlah mudah. Ini yang perlu kita lakukan: Di akhir percakapan, buka menu kontak di ponsel kita, bikin sebuah kontak baru, lalu berikan HP kita langsung kepadanya, dan bilang, “Senang banget ngobrol sama kamu. Nih, masukin nomormu di sini, dong! Nanti kukontak, deh. Kayaknya besok-besok kita mesti ngopi (atau ngeteh, atau ngebir, atau minum air Aqua, terserah kita) bareng, deh!”
Kalimatnya nggak mesti harus sama persis dengan apa yang saya contohkan barusan, tetapi maksud dan tujuan dalam kata-kata kita harus jelas supaya segala sesuatunya berjalan lancar. Perhatikan bahwa kita memberitahunya supaya dialah yang menuliskan nomornya langsung di ponsel kita, bukan memintanya menyebutkan nomor HP-nya lalu kita yang mengetikkan. Jangan takut untuk sedikit memberi perintahlah, Boy! Lagipula, sikap dominan dari seorang pria seperti kita adalah salah satu jenis tindakan yang justru paling menarik di mata wanita.
Poin pentingnyanya adalah tindakan kita untuk menyerahkan HP kita kepadanya — agar dia bisa memasukkan digit nomornya — memberikan sedikit tekanan sosial baginya untuk dipatuhi. Dalam banyak kasus, para wanita akan menuruti kita dan melakukannya. Tapi jika ternyata dia tidak nurut, sebagai upaya lanjutan, kita dapat memintanya untuk menambahkan pertemanan dengan kita di akun Facebook atau Instagram-nya (tentu saja kita harus punya akun di platform yang sama pula supaya bisa berteman dengannya). Banyak perempuan lebih nyaman dengan hal ini karena dianggapnya kita ini belumlah terlalu dekat untuk bisa masuk ke kehidupan personal mereka. Dan yang paling buruk, jika dia masih menolak juga untuk memberikan akun media sosialnya, nggak masalah. Minta maaflah sewajarnya, lalu kemudian undur diri dengan sopan. Setelahnya, silakan berburu gadis berikutnya! 🙂
Ulangi ini selama beberapa hari (di sini saya asumsikan kalau kita semua memiliki kecerdasan sosial, kebersihan dan kerapian diri, serta selera fashion yang baik) maka dalam beberapa minggu ke depan kita sudah memiliki banyak koleksi nomor telepon dan kontak media sosial.
Nah, sekarang, sedikit lagi kita akan mulai belajar bagaimana caranya melancarkan gombalan kita secara tekstual. Hohohoho 😈
Bacaan Selanjutnya: Perbedaan Antara SMS, WhatsApp, dan Facebook

