KomunikasiPanduan

Menguasai Seni Mendongengkan Cerita

Bacaan Sebelumnya: Huna dan Kesadaran Diri

Tiga Puluh Hari Mencari Cinta: Hari #12

Misi 1: Umumkan Karakter Kita

Mari kita tuliskan delapan sifat kita yang kita inginkan supaya orang lain bisa mengetahuinya. Sifat bin karakter ini bisa mencakup hal-hal seperti selera humor, bisakah kita dipercaya, kecerdasan, kesabaran, bakat seni, atau apa saja yang membuat diri kita spesial:

  1. _________________________________________
  2. _________________________________________
  3. _________________________________________
  4. _________________________________________
  5. _________________________________________
  6. _________________________________________
  7. _________________________________________
  8. _________________________________________

Misi 2: Dongengkan Kisah Kita

Sekarang kita sudah tahu apa-apa saja yang akan kita ceritakan ke orang lain. Problemnya, bagaimana cara kita mengungkapkannya?

Karenanya, selamat datang di hari mendongeng sedunia!

Meskipun banyak orang di luar sana yang bilang, sebagai pria, belajar mendengarkan wanita itu penting, tetapi khususon untuk masa-masa awal interaksi dengan wanita, mengasah sikil skill kita untuk belajar berbicara jauh lebih penting. Karena apa? Karena sudah menjadi tugas kita untuk menunjukkan, bahwa kita memang layak dijadikan teman bicara semalam suntuk.

Kita bisa menggunakan masa lalu kita sebagai bahan obrolan. Dengan demikian, dengan kita bercerita, kita bisa menunjukkan kalau sifat-sifat kita tersebut memanglah ada, dan bukan sekadar pamer. Dongeng juga mencegah kita langsung bertanya soal hal-hal yang umum. Selain itu, dengan bercerita maka kita berpeluang untuk membuat sekelompok orang terkesan, dan bahkan membuat kita bisa saling bertukar cerita.

Tugas kita hari ini akan menuntun kita untuk membuat dongeng yang jitu bin terpadu. Besok-besok, kita mungkin bakal merasa beruntung dengan menjadi seorang pendongeng — bisa bertahan dalam suatu jamuan makan malam dengan suatu cerita, misalnya bahwa kita pernah pergi ke apotek subuh-subuh hanya untuk membelikan obat untuk pacar kita.

Tapi bisa saja kita ini bukanlah pribadi yang terlalu kreatif, alias nggak bisa memikirkan sebuah cerita pada saat di tempat kejadian perkara yang bisa menarik perhatian para pendengar. Sudah banyak, kok, pria-pria yang mengklaim bahwa kisah hidupnya sama sekali nggak menari dan mereka tidak punya sesuatu yang “wow” untuk diceritakan. Benar, itu adalah mental block di otak kita 🙂 Di mana pun kita hidup, sejarang apapun kita jalan-jalan, senormal apapun keluarga kita, atau malah berapa pun umur kita, kita semua selalu memiliki kisah menarik untuk didongengkan. Kita cuma harus menemukannya saja.

1 2 ... 6

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

0 0 votes
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x