PanduanTips dan Trik

Belajar Caranya Belajar

2. Nggak ada yang namanya penolakan. Yang ada hanyalah tanggapan. Banyak orang yang jadi minder kemudian menyerah hanya karena ditolak. Mereka menganggap soal tolak-tolakan ini adalah hal yang personal, melihat penolakan itu sebagai komentar terhadap pribadinya, dan itu bukanlah kejadian yang sebenarnya. Tindakan penolakan hanyalah tanggapan atas apa yang kita lakukan, bukan penolakan terhadap pribadi kita secara keseluruhan.

Setiap kali kita mendekati sekelompok orang dan terjadi kegagalan, sebenarnya kita sudah memperoleh kesempatan untuk belajar kenapa orang-orang tersebut menanggapi kita secara negatif, dan kita bisa belajar untuk mencegah hal itu terjadi lagi di kemudian hari. Jika kita memiliki kemampuan untuk belajar dari kesalahan, maka kegagalan adalah sesuatu yang makin hari makin tidak mungkin terjadi lagi, karena setiap penolakan yang kita dapatkan akan membawa kita semakin dekat kepada kesempurnaan.

3. Yang salah adalah kita sendiri. Siapa yang bakal kita salahkan ketika gagal dalam suatu PDKT? Kalau kita menjawab: Situasi, ada cowok bangke, atau wanita yang kita dekati adalah pecun brengsek; maka kita ngawur. Ngawur karena kegagalan kita sesungguhnya berasal dari kesalahan kita sendiri.

Hal ini justru bagus, karena artinya kita memiliki kendali penuh. Maka jangan salahin orang lain atau keadaan, deh, tapi lihatlah diri kita sendiri. Terimalah kritik sebagai sarana memperbaiki diri, bukan malah membuat kita berkecil hati. Cuma dengan cara inilah kita dapat menentukan, apakah ada tindakan yang bisa kita lakukan untuk mengubah hasil akhirnya — atau menyadari, bahwa hasil akhirnya tidak akan bisa berubah 😀 — di kemudian hari.

4. Belajarlah secara aktif. Kita nggak akan bisa belajar sepak bola hanya dengan menonton video dan aktif berdiskusi di forum sepak bola. Ini sama halnya dengan: Kita tidak dapat melakukan PDKT ke cewek tanpa pernah mencobanya, menjajalnya sendiri. Satu-satunya cara mempelajari bagaimana teknik menarik wanita ke kehidupan kita adalah dari pengalaman. Siapa saja bisa ikutan seminar atau video tutorial, namun pemenangnya adalah orang yang bisa mempraktikkannya.

5. Tidak perlu mengingat-ingat hasil yang negatif. Satu problem besar yang dialami seorang cowok ketika mendekati cewek adalah mereka membayangkan skenario negatif di pikirannya sendiri. Sering juga, hal ini dijadikan alasan untuk tidak mau keluar dan mencoba hal baru. Jadi, keluarlah dari rumah, lakukan beberapa pendekatan, dan kalau ada skenario yang bisa digunakan di dunia nyata, cari tahu apa yang semestinya dilakukan. Lagipula ini bukan terjun payung, kok, di mana di sini nggak akan ada risiko yang nyata kalau ternyata parasut kita tidak mengembang gara-gara sedikit salah perhitungan.

6. Pahami bagaimana cara pikiran kita belajar. NLP menawarkan model empat langkah tentang bagaimana pikiran kita bisa belajar. Model ini bisa kita gunakan untuk mengukur sejauh mana kita belajar:

  • Inkompetensi bawah sadar: Kita melakukan kesalahan dan kita tidak menyadari kalau kita melakukan kesalahan;
  • Inkompetensi sadar: Kita melakukan kesalahan, menyadari kesalahan kita, tetapi kita belum bisa memperbaiki kesalahan kita;
  • Kompetensi sadar: Kita mempelajari langkah yang benar dengan konsentrasi tinggi, dan kita bisa melakukan sesuatu dengan benar;
  • Kompetensi bawah sadar: Kita tidak perlu lagi berpikir atau belajar — kita melakukannya secara benar dengan otomatis. Kondisi kayak gini inilah yang disebut orang-orang sebagai hal yang “natural”.
1 2 34

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

0 0 votes
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x