PanduanTips dan Trik

Belajar Caranya Belajar

7. Kemauan untuk berusaha. Siapa yang bilang permainan ini adalah hal yang gampang? Nggak ada 🙂 Wong kita diharuskan untuk menghadapi setiap hal yang mendefinisikan diri kita, kok — setiap emosi, tindakan, dan keyakinan. Kita kadang bakal merasa gelisah ketika PDKT dengan seorang cewek, mencoba teknik baru, atau mengubah sikap dan kebiasaan kita. Tapi yang membedakan antara amatiran dan seorang juara adalah kemauan untuk menaklukkan ketakutan tersebut. Inilah yang dibilang oleh Arnold Alois Schwarzenegger sebagai:

Kalau kamu bisa melewati masa-masa sulit, kamu bisa jadi pemenang. Kalau kamu nggak bisa melewatinya, lupain aja, deh. Dan ini, lho, yang seringnya nggak dimiliki oleh orang-orang: Semangat — semangat untuk maju terus sambil bilang, ‘Aku nggak peduli apapun yang terjadi.’

8. Jangan meminta persetujuan ke teman atau keluarga. Soalnya nggak semua teman dan keluarga kita bisa memahami petualangan yang bakal kita jalani. Mereka bisa saja tidak menyukai perubahan kita, atau ngeledek kita. No problemo. Saya juga mengalami hal itu, kok. Hal yang sama juga terjadi pada Oprah Winfrey: Waktu berat badannya turun, dia kehilangan teman-temannya.

Awalnya Budhe Oprah kaget, sampai akhirnya dia tahu, bobot tubuhnya sebelumnya dijadikan alasan oleh teman-temannya untuk merasa puas dengan bentuk tubuh mereka masing-masing: “Body-ku masih bagus, lho. Aku nggak gendut kayak si Oprah.”

Jadi ketika kita mulai didekati oleh cewek-cewek dan mulai jadi Casanova, teman-teman kita mungkin bakalan sirik, dan kita menjadi ancaman terhadap pikiran yang membatasi (PM) milik mereka, yang — sialnya — mengingatkan mereka tentang kekurangan mereka sendiri.

Bung, itu adalah masalah mereka, sih, bukan masalah kita 😈

9. Memiliki kemauan mencoba ide baru, bahkan ketika ide tersebut kelihatannya sungguh sangat nggak logis. Sebelum saya jadi kayak sekarang ini, saya terlalu tinggi menilai diri saya sendiri. Saya menganggap diri saya sebagai orang nan sukses dan cerdas. Semprulnya, hal-hal yang saya anggap logis, yang membantu saya mencapai kesuksesan akademis, dan perihal dunia lainnya, tidaklah membantu saya sama sekali dalam konteks wanita. Untuk mengubahnya, saya jadi harus mencoba sikap-sikap baru, bahkan yang pada waktu itu, menurut saya, sama sekali tidak logis.

Misalnya, saya melakukan PDKT, mengatakan hal-hal yang saya pikir bakal membuat perempuan menjauhi saya, tapi nyatanya malah mendekatkan mereka ke saya. Dan itulah saat di mana saya sadar, bahwa saya sebenarnya tidaklah menggunakan logika saya — karena, seperti yang selalu dibilang oleh para ilmuwan dan ilmuwati, sebelum menolak suatu hipotesis, kita harus mencobanya terlebih dahulu.

12 3 4

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

0 0 votes
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x