PanduanTips dan Trik

Mengeliminasi Approach Anxiety

Larangan dari orang tua kita — tidak boleh ini, tidak boleh itu — bisa saja sangat membekas dalam bawah sadar kita, yang akhirnya kebawa-bawa sampai kita dewasa. Larangan untuk tidak dekat-dekat dengan orang asing, umpamanya.

Pikiran yang Bebas (PB)

Secara biologis, PB memberikan kita sinyal tentang rasa lapar, haus, dan keinginan untuk cepat-cepat ngasih setoran ke toilet. Pada era modern kayak sekarang ini, PB memberikan kita motivasi untuk memiliki kekuatan dalam soal karir, kesenangan bermain-main, sampai dengan tujuan hidup via praktek-praktek spiritual.

Maka, ketika terjadi keseimbangan yang statis antara PM dan PB, semua hal akan menjadi baik, dan kita bisa hidup harmonis dengan dunia ini sendiri, yang ujungnya memudahkan kita dalam penyelesaian masalah-masalah sehari-hari yang ada. Cuma, ketika PM dan PB kita tidak lagi seimbang, yang sebaliknya pun akan muncul, semua hal buruk akan terjadi.

Jadi, supaya hal-hal yang tidak kita inginkan itu tidak terjadi, ada beberapa hal yang harus kita lakukan, yang antara lainnya adalah sebagai berikut:

Kenali PM Kita

Sebagian besar keyakinan tentang PM datangnya adalah dari hasil didikan orang tua, babysitter, guru, teman dekat, atau siapa pun yang kita kagumi pada saat kita sedang dalam masa pertumbuhan. Memang, ada baiknya jika kita — sekarang juga — menelusuri asal muasal PM kita. Tapi karena saat ini kita sedang tidak punya waktu banyak soal ini, kita jalani dulu saja solusi praktisnya: Saat ini lebih penting bagi kita untuk memahami struktur PM kita.

PM cenderung memperkuat dirinya sendiri makin dalam dan makin dalam, seperti tangga spiral yang menurun. Menyalahkan orang lain atas PM yang ada pada diri kita justru akan membuatnya semakin menancap dalam bawah sadar kita, makin kuat, makin berbahaya, dan makin merugikan. Hal paling logis yang bisa kita lakukan terhadap kondisi ini adalah memaafkan PM kita, melupakannya, dan move on-lah darinya 🙂

Langkah-langkahnya bagaimana?

Langkah-langkahnya begini… Pertama, dalam setiap usaha pemulihan diri dari kesalahan apapun adalah menerimanya – menerima bahwa memang ada yang salah. Langkah keduanya adalah mengeluarkannya dari alam bawah sadar menuju alam sadar kita. Hanya dengan cara inilah kita dapat mulai melihat cara kerjanya, melepaskannya, dan membuat prosedur untuk menghilangkan segala keyakinan bahlul yang kita derita.

1 2 3 ... 8

Mas Quentin

Campuran James Bond dan Buto Cakil. Mengandung Lactobacillus casei. Baik bagi kesehatan janin :)

0 0 votes
Article Rating

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x